Pantau Penerapan PPKM di Pasar, Polsek Watulimo Juga Bagikan Masker

Polres Trenggalek – Polsek Watulimo Polres Trenggalek membagikan sejumlah masker kepada para pedagang dan pengunjung pasar Sebo Desa Slawe. Pembagian masker gratis ini dilakukan bersamaan dengan digelarnya pemantauan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berbasis mikro di wilayah Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek. Minggu, (21/2).

Hal tersebut merupakan bagian dari upaya Kepolisian dalam mengkampanyekan protokol kesehatan sekaligus sosialisasi PPKM berbasis mikro kepada masyarakat secara luas.

Pemerintah Kabupaten Trenggalek melalui Keputusan Bupati Trenggalek Nomor 61 tahun 2021 telah menetapkan penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berbasis mikro guna pencegahan dan pengendalian penyebaran Covid-19.

Sebagai wujud dukungan dan mengoptimalkan pelaksanaannya, Polsek Watulimo Polres Trenggalek bersama TNI dari Koramil Watulimo serta Satpol PP Kecamatan Watulimo telah menempatkan personelnya di tempat-tempat yang berpotensi menimbulkan kerumunan.

“Iya benar, sejak pemberlakuan ini kami sudah ploting anggota untuk melakukan pengawasan secara ketat tentang protokol kesehatan dan penerapan PPKM Mikro di seluruh wilayah Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek Trenggalek,” ujar Kapolsek Watulimo Polres Trenggalek AKP Suraji, S.H., M.H.

Beberapa lokasi yang menjadi fokus pengawasan antarara lain pasar Desa Tasikmadu, pasar Prigi, pasar Sebo, Tempat Pelelangan Ikan (TPI) serta lingkungan pelabuhan, dan pusat perbelanjaan lainnya.

Dikonfirmasi terpisah Kanit Sabhara Ipda Iswanto, S.Pd mengatakan pengawasan pemberlakuan PPKM berbasis ini dilaksanakan setiap hari. Untuk jam dan lokasi menyesuaikan dengan tingkat kerawanan dari masing-masing tempat.

“Minimal ada 10 personel gabungan di lokasi dalam satu kali kegiatan” Ujar Ipda Iswanto.

Tidak hanya pengawasan, petugas dilapangan juga melakukan berbagai kegiatan seperti kampanye protokol kesehatan, hingga membagikan masker kepada masyarakat. Petugas memang mengedepankan pola preventif humanis, namun hal tersebut tidak mengurangi sikap tegas. Jika ditemukan pelanggaran, petugas tidak akan segan melakukan teguran, memberikan sanksi ataupun membubarkan kerumunan.