Tujuh Desa di Bendungan Resmi Jadi KTS, Hari ini Surenlor dan Masaran

Dua desa di Kecamatan Bendungan hari ini resmi menjadi Kampung Tangguh Semeru (KTS).

KTS yang dikukuhkan hari ini yakni Desa Surenlor dan Masaran, Senin (22/2/2021).

Dikukuhkan oleh Forkopimca Bendungan, rangkaian kegiatan di dua desa tersebut juga melibatkan Kasi Trantib, Kades beserta seluruh perangkat, Tiga Pilar, Satgas Covid-19, perwakilan ketua RT, dan para tokoh masyarakat setempat.

Nurkolik, S.STP yang juga Camat Bendungan dalam sambutannya menjelaskan, bahwa KTS merupakan program yang diinisiasi oleh Kapolda Jatim, bertujuan untuk mendukung percepatan penanganan penyebaran Covid-19 sampai pelosok desa.

“Dengan dibentuknya KTS ini, maka seluruh elemen masyarakat dituntut lebih peka dan saling sinergi untuk membantu penanganan Covid-19 di wilayah masing-masing,” terang Nurkolik.

Senada dengan hal itu, Kapolsek Bendungan, AKP Puguh Wardoyo menegaskan, wilayah desa dan seluruh unsur di dalamnya merupakan garda terdepan penanganan pandemi.

“Untuk mendukung percepatan penanganan Covid-19 di seluruh Kabupaten Trenggalek, langkah yang diambil salah satunya dengan mengoptimalkan Kampung Tangguh Semeru. Desa dan seluruh elemennya sebagai garda terdepan harus berperan aktif untuk menanggulangi penyebaran pandemi,” tutur AKP Puguh.

Ia menambahkan, pemberlakuan PPKM Skala Mikro di sebagian besar wilayah Kabupaten Trenggalek termasuk di Kecamatan Bendungan juga diambil sebagai langkah taktis agar grafik penyebaran corona ini tak semakin ekstrim.

“Fasilitas yang ada KTS Desa Surenlor maupun Masaran telah memenuhi SOP, yaitu sudah tersedia ruang observasi, lumbung pangan, dapur umum, ruang isolasi, termasuk Satgas,” ungkap AKP Puguh.

Penandatanganan prasasti dan penyerahan bantuan Sembako secara simbolis menandai bahwa dua KTS tersebut mulai hari ini siap beroperasional.

“Dari 8 desa di Kecamatan Bendungan tinggal 1 desa saja yaitu Dompyong. Dalam waktu dekat ini segera kami kukuhkan,” pungkas AKP Puguh.