Peresmian KTS Desa Jombok Lancar, Tiga Pilar Pule Dukung Kegiatan

Polres Trenggalek –AKP Sardono bersama unsur Muspika mendampingi kegiatan peresmian Kampung Tangguh Semeru (KTS) desa Jombok, itu pada senin kemarin ( 22/2 ). Peresmian dilakukan langsung oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Trenggalek yang ditandai dengan pemotongan pita dan penandatanganan prasasti peresmian.

Kapolres Trenggalek AKBP Doni Satria Sembiring, S.H., S.I.K., M.Si. dalam sambutannya mengatakan Kampung Tangguh Semeru merupakan program bersama yang mengutamakan peran aktif masyarakat dalam upaya penanganan covid-19.

Kegiatan yang dilakukan mulai dari langkah pencegahan baik sosialisasi, edukasi maupun penyemprotan disinfektan hingga penanganan isolasi mandiri bagi warga yang terkonfimrasi maupun kontak erat.

Saat isolasi mandiri diuyakan agar tidak terbebani. Unsur tiga pilar bersama sama warga lainnya gotong royong membantu, menyemangati dan mencukupi semua kebutuhan. Manfaatkan semua fasilitas yang ada agar hasilnya bisa lebih optimal.

Trenggalek merupakan salah satu kabupaten yang dinilai berhasil dan diakui secara nasional selain Jogjakarta dan Magelang. Untuk itu, pihaknya mengajak semua masyarakat untuk mempertahankan sehingga tidak ada lagi penambahan kasus Covid-19 dan tinggakt kesembuhan semakin meningkat.

Tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda, saya harap turut ambil bagian mendorong kesadaran masyarakat tentang protokol kesehatan terutama penggunaan masker mengingat masih sering ditemukan warga yang abai dan cenderung meremehkan protokol kesehatan.

Posko Kampung tangguh semeru nantinya akan digabung dengan posko PPKM agar lebih efektif dan mudah koordinasi atau pemantauannya.

Sementara itu Dandim 0806 Letkol Arh Uun Samson Sugiharto, S.I.P., M.I.Pol , menekankan tentang pentingnya sinergitas tiga pilar dengan tokoh lokal yang setiap saat sangat di butuhkan oleh warga sekitar.

Jangan pernah lelah mengingatkan warga agar selalu patuh protokol kesehatan. Ini adalah tanggung jawab kita bersama.

Sedangkan Plh. Bupati Trenggalek Ir. Joko Irianto, M.Si., menuturkan bahwa kondisi saat ini mulai membaik dari sebelumnya dimana mulai bulan Januari sampai pertengahan Februari kabupaten Trenggalek masuk dalam zona merah dan tertinggi se Jawa Timur.

“Dengan Kampung Tangguh Semeru ini dapat melakukan pengawasan dan penindakan. Mari kita jaga disiplin protokol kesehatan masyarakat. Walapun Kecamatan Pule termasuk kasus rendah covid-19 tetapi jangan sampai membuat kita lengah.” Tururnya.

Dalam kesempatan tersebut, jajaran Forkopimda didampingi Muspika dan Satgas Covid-19 berkenan meninjau berbagai fasilitas Kampung Tangguh Semeru diantaranya ruang observasi, lumbung pangan, dapur umum dan ruang isolasi.