Vaksinasi Covid-19 Anggota Polri, Kapolres Trenggalek: Tetap Waspada dan Patuhi Prokes

Polres Trenggalek – Sejumlah personel Polres Trenggalek hari ini mengikuti vaksinasi Covid-19 dosis pertama. Vaksinasi perdana bagi anggota Kepolisian ini di gelar di taman batu Sanika Satyawada area mapolres Trenggalek. Selasa, (23/2).

Kapolres Trenggalek AKBP Doni Satria Sembiring, S.H., S.I.K., M.Si. saat membuka acara menyampaikan terima kasih kepada seluruh tenaga kesehatan yang telah berkenan hadir untuk memberikan vaksinasi kepada seluruh anggota Polres Trenggalek.

Anggota Polri merupakan salah satu yang memperoleh prioritas tahap ini mengingat tugas dan tanggungjawabnya yang kerap bersinggungan langsung dengan masyarakat. Disamping itu, petugas Polri adalah salah satu garda terdepan dalam percepatan penanganan penyebara Covid-19 sehingga cukup rentan terpapar Covid-19.

“Meskipun telah di vaksin, sama minta seluruh anggota tetap waspada, berhati-hati, menjaga kesehatan dan menerapkan disiplin protokol kesehatan.” Ujar AKBP Doni.

Menurut rencana, vaksinasi akan digelar selama dua hari kedepan. Untuk hari ini sedikitnya 410 personel mengikuti vaksinasi yang dibagi menjadi dua gelombang. Gelombang pertama pukul 07.30 sampai dengan 10.00 Wib dan gelombang kedua dilaksanakan pukul 10.00 sampai dengan selesai. sedangkan sisanya akan dilaksanakan hari berikutnya.

Sedangkan sebagai pelaksana vaksinasi, selain unsur Urkes Polres Trenggalek juga bekerjasama dengan beberapa Puskesmas di Kabupaten Trenggalek antara lain, Puskesmas Karanganyar Gandusari, Puskesmas Baruharjo Kecamatan Durenan dan Puskesmas Suruh.

Dalam pelaksanaanya, vaksinasi menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Selain diawasi langsung oleh Sipropam selaku pengamanan internal, petugas juga telah menyediakan ruang tunggu yang cukup luas baik antrian maupun observasi.

Sementara itu, Anggota Polres Trenggalek Bripka Futo Parietal Prasetyo, S.H. yang kebetulan turut hadir dan mengikuti vaksinasi tersebut mengatakan, setelah disuntik dosis pertama dirinya tidak meraksanakan reaksi apapun. Hal ini membuktikan bahwa vaksin Covid-19 aman dan halal bagi masyarakat.

“Tidak ada reaksi, biasa saja.” Ucapnya singkat

Setiap personel wajib mengenakan masker dan cuci tangan sebelum masuk ke meja satu untuk pendaftaran dan pendataan. Setelah selesai, bergeser ke meja dua untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan. Dilanjutkan meja tiga penyuntikan vaksin dan observasi selama 30 menit. Jika tidak ada reaksi, maka akan mendapatkan sertifikat vaksinasi Covid-19 yang berisi nama, NIK, dan tanggal vaksinasi.

Bagi yang telah menerima vaksin, penyuntikan dosis kedua akan dilaksanakan 14 hari atau dua Minggu setelahnya dan dilakukan di masing-masing Puskesmas yang ditunjuk.