Forkopincam Resmikan Desa Suruh Menjadi Kampung Tangguh Semeru yang Ke 7

Polres Trenggalek – Aparat Kepolisian Republik Indonesia yang mempunyai tugas pokok melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat selalu hadir ditengah tengah masyarakat, dan untuk mencegah penyebaran sekaligus pengendalian Covid 19 di masyarakat Kapolsek Suruh Polres Trenggalek AKP Mujiat A, S.H bersama dengan Forkopincam Suruh pada pagi ini bertempat di Balaidesa Suruh melaksanakan peresmian Desa Suruh Kecamatan Suruh menjadi Kampung Tangguh Semeru (KTS) sebagai optimalisasi PPKM berbasis Mikro. Rabu (24/02)

Giat peresmian Kampung Tangguh Semeru optimalisasi PPKM berbasis Mikro di Balaidesa Suruh yang juga sebagai Posko PPKM Desa Suruh Kecamatan Suruh tersebut selain dihadiri oleh Kapolsek Suruh Polres Trenggalek AKP Mujiat A, S.H juga dihadiri oleh Danposramil Suruh Letda Inf Sutopo, Pjs Camat Suruh Dwi Ratna Widyawati AP MM yang diwakili oleh Kasi Trantib Kecamatan Suruh Suparman, S.Sos dan juga Kepala Desa Suruh Gunawan, Bhabinkamtibmas Desa Suruh Bripka Ferry Eko Harjono, S.H, Babinsa Desa Suruh Sertu Pujianto, Ketua BPD Suruh dan Anggota BPD serta Satgas dan Relawan Covid 19 Desa Suruh

Dalam kesempatan itu Kapolsek Suruh Polres Trenggalek AKP Mujiat A, S.H menyampikan kepada para satgas dan relawan untuk bersama sama memberikan sosialisasi dan edukasi kepada warga masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 5M yang terdiri dari Mencuci tangan dengan mengunakan sabun antiseptik dan air yang mengalir atau menggunakan handsanitazer, Menjaga jarak fisik antar warga, Menghindari kerumunan masa atau tidak berkerumun, Memakai masker yang baik dan benar dan Mengurangi Mobilisasi guna mencegah penyebaran Virus Corona atau Covid 19.

Selain itu, Kapolsek Suruh Suruh juga menyampaikan tentang perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang berbasis mikro dari tanggal 23 Pebruari 2021 sampai dengan 08 Maret 2021 yang mana dalam aturan ini setiap giat masyarakat juga dibatasi untuk kegiatan masyarakat yang bersifat mengumpulkan massa yang banyak seperti pesta hajatan untuk sementara tidak diijinkan.

“Untuk kegiatan yang mengumpulkan massa sementara waktu di tiadakan hal tersebut sebagai sarana mencegah penyebaran dan pengendalian Covid 19, selain itu juga dilaksanakan program PPKM berbasis Mikro yang mana bila terjadi warga masyarakat yang terkonfirmasi positif Covid 19 maka akan diperlakukan pemantauan secara ketat oleh Satgas masing masing desa,” kata AKP Mujiat

Masih menurutnya bahwa Optimalisasi Program PPKM berbasis Mikro ini dilaksanakan sebagai upaya preventif atau pencegahan dalam mendukung program pemerintah dalam penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis Mikro dalam memutus mata rantai pencegahan dan penyebaran Covid-19 sejak dini dari tingkat bawah seperti Rt dan Rw

“Kami sampaikan bahwa PPKM berbasis Mikro ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan edukasi kepada masyarakat, betapa pentingnya menjaga protokol kesehatan baik kesehatan untuk pribadi kita sendiri serta lebih utamanya kepada semua masyarakat agar terhindar dari pandemi Covid-19,” terang Kapolsek Suruh AKP Mujiat A

Sementara itu, Danposramil Suruh Letda Inf Sutopo dalam peresmian kampung tangguh semeru desa suruh menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Desa Suruh serta tiga pilar desa suruh yang telah membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya protokol kesehatan sehingga pada saat ini desa suruh menjadi kampung tangguh semeru yang telah diresmikan pada pagi ini dan harapan kami desa suruh betul betul tangguh dalam berbagai hal baik ekonomi dan kesehatan

“Kami minta kepada Satgas dan tiga pilar kamtibmas desa suruh untuk terus bersinergi bersama sama membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya penerapan protokol kesehatan dan meningkatkan antisipasi warga yang baru datang dari luar kota terutama saat bulan suci Ramadhan nanti,” pungkas Danposramil Suruh Letda Inf Sutopo