Sambangi Warung Malam, Petugas Gabungan Lakukan Penertiban Prokes

Polres Trenggalek – Menindaklanjuti Instruksi Presiden Nomor 6 tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 (Corona Virus Disease 2019) serta Keputusan Bupati Trenggalek Nomor 78 Tahun 2021 tentang PPKM berbasis mikro, jajaran Polres Trenggalek bersinergi bersama Kodim 0806 dan Satpol PP terus menggencarkan sosialisasi penerapan protokol kesehatan guna mencegah dan meminimalisir penyebaran Covid-19 di seluruh wilayah Kabupaten Trenggalek. Rabu (3/3).

Tak terkecuali bagi Polsek Watulimo yang melaksanakan kegiatan yang sama dengan menerjunkan sejumlah personel yang dipimpin langsung oleh Kanit Sabhara Ipda Iswanto , S.Pd untuk menyampaikan sosialisasi baik secara langsung maupun penempelan leaflet di tempat-tempat strategis yang menjadi perhatian masyarakat.

Sosialisasi protokol kesehatan ini dilaksanakan di dua lokasi yang berbeda yakni di jalan raya Pantai Prigi Desa Tasikmadu dan Ruko Desa Prigi. Dua lokasi ini dipilih mengingat warung kopi dan angkringan di dua tempat tersebut merupakan salah satu tempat berkumpul masyarakat yang tentunya rentan dengan penularan virus Corona.

“Sosialisasi terkait dengan Inpres nomor 6 tahun 2020 dan Perda Jatim nomor 2 tahun 2020 serta Keputusan Bupati Trenggalek Nomor 78 Tahun 2021 tentang PPKM berbasis mikro ini dilakukan baik oleh Polres maupun Polsek jajaran berkolaborasi dengan TNI dan Satpol PP untuk menggugah kesadaran masyarakat tentang pentingnya disiplin protokol kesehatan” Ungkap Iptu Cikini.

Dalam kesempatan tersebut, petugas juga membagikan masker dan leaflet berisi tentang tips mencegah Covid-19 kepada pengunjung maupun pedagang serta pemakai jalan yang kebetulan berada di area pasar tersebut.

Ditempat terpisah Kapolsek Watulimo Polres Trenggalek AKP Suraji, S.H., M.H menuturkan, Kabupaten Trenggalek saat ini telah masuk zona orange, artinya penyebaran Covid-19 dengan resiko sedang. Berarti petugas harus lebih semangat dalam penanganan penyebaran virus mematikan tersebut, sehingga diharapkan Kabupaten Trenggalek bisa masuk zona kuning dan bahkan zona hijau atau bebas dari paparan Covid-19.

Protokol kesehatan lanjut AKP Suraji, merupakan perlindungan kesehatan individu dengan selalu menggunakan alat pelindung diri, jaga jarak, pakai masker, cuci tangan secara teratur dan budaya hidup bersih. Pihaknya juga meminta kepada para pedagang untuk menyediakan handsanitizer dan mengatur jarak aman antar pembeli.

“Sanksi terhadap pelanggaran protokol kesehatan berupa teguran lisan/tertulis, kerja sosial, denda administratif, serta penghentian dan penutupan sementara penyelenggaraan usaha”. Pungkasnya.