Tiga Pilar Salurkan BLT DD Tahap Satu Tahun 2021

Polres Trenggalek – Pemerintah Desa Mlinjon Kecamatan Suruh pada pagi ini bertempat di Balaidesa Mlinjon menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) Dana Desa (DD), tahap kesatu atau untuk bulan Januari tahun 2021 kepada 20 Kepala Keluarga dari Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Rabu (10/03)

Realisasi penyaluran bantuan langsung tunai dana desa (BLT DD) tersebut dikawal langsung oleh Pjs Kepala Desa Mlinjon Suparman, S.Sos, Bhabinkamtibmas Desa Mlinjon Polsek Suruh Polres Trenggalek Bripka Bambang Hermanto, S.H, Babinsa Desa Mlinjon Serda Yuli T serta Pendamping Desa

Pjs Kepala Desa Mlinjon yang juga Kasi Trantib Kecamatan Suruh Suparman, S.Sos menyebutkan kelayakan KPM yang terdata sudah sesuai hasil musyawarah dan asas manfaat berdasarkan dampak wabah covid-19 yang dialami warga.

Pemanfaatan BLT DD, diharapkan dapat membantu ekonomi warga secara berkelanjutan. Sesuai arahan dan intruksi serta aturan yang dikeluarkan pemerintah pusat data penerima ditetapkan berdasarkan musyawarah khusus kriteria yang telah ditetapkan dalam musdes

“Mudah-mudahan bermanfaat bagi penerima,” jelas Suparman kepada kontributor

Masih menurutnya bahwa ditahun 2020 lalu, diakuinya anggaran BLT DD sedikit mengalami keterlambatan. Namun, untuk tahun 2021 sesuai arahan Kemendes, pagu sudah ditetapkan dan secara mekanisme diupayakan penyaluran bergulir untuk setahun ke depan.

“Masalah validasi data sebanyak 20 KPM, kemungkinan nanti juga bisa berkurang, jika nantinya penerima BLT DD menerima bantuan sosial yang bersumber dari PKH,” jelas Suparman

Menurut informasi Dinas Sosial Kabupaten Trenggalek, penerima PKH desa namanya akan muncul pada bulan Maret atau april mendatang. Jika ditemukan penerima ganda maka secara otomatis penerima BLT tersebut akan dihentikan.

Sementara itu Bhabinkamtibmas Desa Mlinjon Polsek Suruh Polres Trenggalek Bripka Bambang Hermanto, S.H dalam kesempatan itu menyampaikan pesan pesan kamtibmas sekaligus mengajak untuk seluruh warga untuk bersama sama mematuhi protokol kesehatan sesuai himbauan dari pemerintah dan dalam kesempatan itu juga menghimbau kepada warga penerima BLT supaya tidak bergantung dengan bantuan sosial yang dialokasikan desa.

“Seluruh penerima bantuan sosial harus secara mandiri mempersiapkan diri menjadi desa tangguh dan kita harapkan warga dapat memanfaatkan potensi desa yang dimiliki,” ucap Bripka Bambang

Lebih lanjut Bripka Bambang H menerangkan bahwasannya bantuan pemerintah pasti berakhir yang disebabkan oleh kebutuhan APBN yang semakin merosot untuk itu seluruh warga harus mempersiapkannya dari sekarang.

“Mari kita bersama sama hidupkan BUMDes. Jadi program ini sebagai pertahanan desa untuk menghasilkan PAD, lihat dan hidupkan potensi dan kekayaan. Mari bangun kepedulian demi kemajuan desa ini,” pungkasnya