Hindari Diri Dari Kejahatan Cyber

Tidak ada komentar 54 views

Polres Trenggalek – Wujudkan cluster Internet Sehat dengan Kenali Bahaya Cyber. Hal itu dikatakan petugas patroli Polsek Pule Polres Trenggalek saat kegiatan dialogis di depan kantor unit BRI Pule pada malam tadi. Jum’at ( 12/3 ).

Sebagai salah satu pengguna internet dan smartphone terbesar di dunia, Indonesia tak luput dari sasaran kejahatan berbasis teknologi atau Cybercrime. Pada tahun 2018 lalu, Indonesia bahkan masuk peringkat ke-9 dari 157 negara yang terdeteksi banyak mendapat serangan kejahatan siber.

Seiring dengan perkembangan teknologi digital, kejahatan siber yang bermotif finansial banyak menargetkan pada aplikasi e-commerce, investasi, dan sistem pemrosesan data keuangan online. Ancaman kejahatan siber sektor finansial menjadi paling berbahaya karena dampaknya langsung mengakibatkan kerugian finansial bagi para korban.

Oleh karena penting setiap pengguna internet dan smartphone mengetahui cara menjaga keamanan akun dan perangkat smartphone. Berikut cara mencegah kejahatan siber dengan keamanan digital pribadi:

Sekarang ini, email menjadi hal yang wajib dimiliki setiap pengguna smartphone. Tidak hanya untuk keperluan mengirim dan menerima pesan tetapi juga berguna sebagai penghubung dengan berbagai aplikasi, termasuk aplikasi e-commerce, investasi dan perbankan. Jadi, jangan heran kalau email kerap menjadi sasaran utama para hacker dan tindakan Cybercrime.

Orang-orang semakin gemar menggunakan media sosial sebagai media komunikasi dan berekspresi.

Namun tanpa disadari kamu telah membagikan informasi tentang teman, keluarga, dan kontak kamu yang bisa dilihat siapa saja. Informasi ini dapat digunakan oleh pihak tak bertanggung jawab sebagai bagian dari upaya rekayasa sosial.

Batasi informasi pribadi yang kamu publikasikan di sosial media, seperti nama anak, nama sekolah, nama hewan peliharaan, dan lain-lain. Karena informasi pada profil utama kamu dapat menjadi jawaban untuk memeriksa pertanyaan yang digunakan untuk otentikasi.

Laporkan aktivitas mencurigakan atau spam ke situs media sosial yang digunakan untuk mengontak kamu. Spam dapat muncul dalam bentuk posting, pesan, email, atau permintaan pertemanan.

Ganti kata sandi kamu dan laporkan aktivitas mencurigakan jika kamu merasa seseorang telah mengakses akun kamu. Pernyataan itu ditambahkan petugas patroli dalam dialogisnya.

Jika kamu yakin sedang menjadi target di platform media sosial apa pun, segera laporkan media sosial tersebut. Facebook, LinkedIn, Twitter, Snapchat dan Instagram memberikan instruksi spesifik tentang cara melakukannya.