Kapolsek Munjungan Hadir Dalam Sosialisasi UU No. 18 Tahun 2017 Tentang Pekerja Migran Indonesia


Polres Trenggalek – Kapolsek Munjungan Iptu Rohmad Hudi, S.Pd. menghadiri acara sosialisasi undang-undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang pekerja migran Indonesia dan kegiatan antar kerja dinas perindustrian kabupaten Trenggalek, di kantor kecamatan Munjungan, Selasa (6/4/21).

Dalam kegiatan tersebut juga turut hadir Camat Munjungan, Danramil atau yang mewakili, Kepala UPT P2TK Surabaya, Kabid Dinas tenaga kerja kabupaten Trenggalek, Kades se-Kecamatan Munjungan, Perwakilan dari Desa, serta LSM dan ormas.

Dalam sambutannya, Camat Munjungan Suhartono, S.Sos mengatakan kegiatan hari ini untuk sosialisasi Undang-undang Nomor 18 Tahun 2017 serta menyampaikan data Geografi dan demografi kecamatan Munjungan.

“Di kecamatan Munjungan banyak yang warganya ke Luar negeri. Semoga dengan adanya pembekalan dan sosialisasi, bisa disampaikan ke warganya,” ucap Suhartono.

Sementara itu, Kabid Dinas tenaga kerja, Suparman menjelaskan, pandemi covid 19 sangat berpengaruh atas pertumbuhan ekonomi di kabupaten Trenggalek. Dengan jumlah UMK Rp.1,9 juta, membuat warga Trenggalek bekerja di luar wilayah / luar Negeri. Setiap tahunnya mencapai 1500 hingga 2000 orang yang berangkat melalui rekom dari dinas Trenggalek.

“Jumlah PMI yang tertinggi yaitu dari Watulimo, Munjungan dan Dongko. Maka dari itu, Undang-undang Nomor 18 Tahun 2017 harus disosialisasikan sampai ke desa,” terang Suparman.

Hal tersebut ditambahkan oleh kepala UPT P2TK Surabaya, Budi raharjo selaku nara sumber, bahwa Ibu Gubernur sangat peduli dengan buruh Migran. Dalam undang-undang Nomor 18, tupoksi sudah ada dan lengkap. PMI tidak sebagai obyek dan bukan komiditas. Dan Gubernur Jatim telah membuka tempat pelatihan secara gratis baik formal dan non formal.

Disisi lain, Kapolsek Munjungan mengatakan bahwa kegiatan tersebut diatas baru pertama kali diadakan dan sangat perlu disebar luaskan sampai tingkat Desa. (*).