Forkopimcam Dongko Rakor dengan Pengurus Perguruan Silat

Polres Trenggalek – Bertempat di aula lantai atas Pemerintah Kabupaten Trenggalek Kecamatan Dongko dilaksanakan rapat koordinasi (rakor) bersama Forkopimcam Dongko dengan ketua Pengurus Perguruan Silat se Kecamatan Dongko dalam rangka antisipasi gangguan kamtibmas pada saat bulan ramadhan dan hari raya idul fitri tahun 2021. Jumat (09/04)

Dalam kegiatan itu dihadiri langsung oleh Camat Dongko Teguh Sri Mulyanto,S.Sos. M.Si, Kapolsek Dongko AKP Rohadi,S.H, Komandan Ramil 0806/13 Dongko yang diwakili Batuud Peltu Suyono, Ketua PSHT ranting Dongko di wakili Didik Setyawan,
Wakil Ketua IKSPI ranting Dongko Sdr. Dimas, Ketua Porsigal ranting Dongko Sdr. Gimin, Ketua Bunga Islam Sdr. Imron, Ketua PSHW ranting Dongko Sdr. Sarifudin, Ketua Pagar Nusa sdr. Danang.

Dari sambutannya Camat Dongko mengucapkan selamat datang dan selamat melaksanakan ibadah di bulan suci ramadhan dan nantinya dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk tanpa halangan suatu apapun.

“Pada pertemuan ini adalah tindak lanjut dari pertemuan IPSI di Kabupaten Trenggalek yang mana mengharapkan dengan di kumpulkannya para ketua perguruan ini bisa menambah suasana guyub rukun dan terciptanya situasi wilayah Kecamatan Dongko yang aman kondusif.” Ujar Teguh.

Kemudian disambung Kapolsek Dongko yang mengajak para hadirin untuk bersama menyambut ibadah di bulan suci ramadhan dan Idul Fitri dengan sukacita namun tidak melupakan protokol kesehatan.

“Untuk menyambut bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri 2021 diimbau kepada para pengurus perguruan silat agar tidak membuat atau mencetak serta memasang banner ucapan secara pribadi. Boleh memasang ucapan namun dengan mengatasnamakan IPSI (semua perguruan silat di cantumkan).” Kata AKP Rohadi.

Dan ini merupakan kesepakatan antara Forkopimda Trenggalek dengan IPSI bahwa untuk mengantisipasi terjadinya gesekan antar perguruan silat. Apabila ada perguruan yang memasang banner secara pribadi terkait ucapan nantinya akan ditertibkan oleh Satpol PP Trenggalek. Maka dari itu mari bersama ciptakan bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri tahun ini dengan suasana guyub rukun. Jangan cederai dengan riyak-riyak kecil sehingga mengakibatkan gesekan yang luas. Tegas Kapolsek Dongko.

Ditambahkan oleh Batuud Koramil 13 Dongko yang mengapresiasi atas adanya kegiatan pada sore hari ini.

“Saya pribadi turut bangga dan mengapresiasi atas kegiatan hari ini. Ingat pencak silat adalah budaya yang wajib kita lestarikan karena para pejuang kemerdekaan dulu banyak yang dari kalangan pendekar. Maka dari itu mari kita rawat kebhinekaan dan kemerdekaan ini dengan cara-cara yang bermartabat tanpa dikotori oleh selisih paham dari atau antar perguruan silat.” Ujar Peltu Suyono.

Pemasangan baner ucapan hanya satu disetiap Desa se Kecamatan Dongko dengan mengatasnamakan IPSI, kemudian untuk biaya pemasangan baner di tanggung bersama. Pungkasnya.