Kapolsek Suruh Bersama Anggota Datangi TKP Gantung Diri

Polres Trenggalek – Personil dari Polsek Suruh Polres Trenggalek bersama dengan Piket Posramil Suruh serta Tim Medis dari Puskesmas Suruh dipimpin Kapolsek Suruh AKP Mujiata pada malam ini mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) gantung diri di Dusun Gading Desa Suruh Kecamatan Suruh Kabupaten Trenggalek. Senin (03/05)

Korban merupakan salah seorang warga setempat berinisial PY (43 Thn) ditemukan pertama kali oleh anak korban DWS (19 Thn) dan kakak korban PWN (58 Thn) dalam posisi tergantung menggunakan seutas tali tampar warna biru di sebuah pohon mahoni dengan ketinggian sekitar 7 meter di ladang miliknya yang berjarak sekitar 200 meter dari rumah korban

Ditemui di sela sela olah TKP Kapolsek Suruh Polres Trenggalek AKP Mujiata, S.H membenarkan kejadian tersebut, dimana setelah mendapatkan informasi pihaknya bersama dengan piket dari Satpol PP Kecamatan Suruh, Posramil Suruh dan tenaga medis dari Puskesmas Suruh langsung mendatangi dan melakukan olah TKP.

“Dari pemeriksaan awal pada tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda – tanda kekerasan dan korban meninggal murni gantung diri terlihat dari ciri – ciri maupun dari keterangan para saksi,” Ucap Kapolsek Suruh AKP Mujiata

Kapolsek Suruh Polres Trenggalek menambahakan bahwa pemeriksaan luar dilakukan langsung oleh dokter Puskesmas Suruh dan dari hasil pemeriksaan medis tidak ada pendarahan ditelingga, mulut, hidung, keluar cairan dari kemaluan, luka babras pada dada kanan, lebam leher bentuk hirup V (bekas jeratan tali), konjung pucat mata, mukaso pucat dan lebam mayat dibagian tubuh bawah, tidak ada veces (kotoran) dari anus serta kami juga mengamankan beberapa alat bukti terkait peristiwa tersebut.

“Pihak keluarga telah membuat pernyataan penolakan otopsi dan untuk jenazah kita kembalikan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” terang Kapolsek Suruh

“Berdasarkan keterangan dari saksi DWS (anak korban) bahwa korban PY sekitar pukul 13.00 Wib membawa sabit untuk pergi ke ladang miliknya yang berjarak sekitar 200 meter dari rumah korban, namun sampai pukul 17.00 Wib korban tidak pulang pulang sehingga saksi DWS merasa khawatir, yang selanjutnya menghubungi pamannya PWN untuk membantu mencari keberadaan korban, setelah kurang lebih 30 menit melakukan pencarian sekitar pukul 17.30 wib korban ditemukan oleh kedua saksi sudah meninggal dunia dengan cara gantung diri menggunakan sebuah tali tampar warna biru di sebuah pohon mahoni dengan ketinggian sekitar 7 meter,” pungkas Kapolsek Suruh AKP Mujiata