Tingkatkan Kewaspadaan Mako, Polsek Pule Gelar Simolasi Alarm Stelling

Polres Trenggalek – Senin ( 3/5 ), bertempat dimako Polsek Pule Polres Trenggalek dilaksanakan simulasi dalam pengumpulan anggota adanya situasi yang gawat atau disebut Alarm stelling. Kegiatan dalam simolasi mengumpulkan anggota adanya isyarat bahaya.

Alarm stelling merupakan suatu istilah yang digunakan Polri dan TNI untuk menandakan telah terjadinya kondisi gawat darurat, dengan membunyikan isyarat lonceng maupun sirine untuk mengumpulkan anggota dengan kesiapsiagaan.

Kegiatan simolasi alarm stelling dipimpin langsung AKP Sardono dan diikuti para anggotanya pada kesempatan kemarin.

Kegiatan simolasi alarm stelling di mulai adanya laporan kepada Kapolsek Pule telah terjadinya situasi yang memerlukan pengumpulan anggota dengan kesiap siagapan dalam penanganan.

Setelah informasi di diterima Kopolsek Pule, Kanit Provos Aipda Edy meminta ijin untuk membunyikan lonceng yang berada di depan Mako Polsek Pule sebagai tanda bahaya dan secepatnya anggota berkumpul.

Lonceng dibunyikan secara terus menerus, anggota yang berada di luar Mako Polsek Pule dan yang berada di dalam ruangan berhamburan menuju lokasi titik kumpul.

Setelah semua anggota berkumpul dititik yang ditentukan, personel lainya lengkap dengan rompi anti peluru menutup pintu pagar depan guna mamastikan bahaya tidak bisa masuk menyerang Mako Polsek Pule.

Dalam evaluasi kegiatan yang dilaksanakan, AKP Sardono dalam simolasi alarm stelling bertujuan meningkatkan kesiapsiagapan anggota apa bila datang bahaya menyerang Mako Polsek Pule.