Aparat Gabungan Hentikan Pentas Seni Campursari di Tengah Pandemi Covid – 19

Polres Trenggalek – Tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri dan Satpol PP di Kecamatan Suruh pada sore ini terpaksa menghentikan pentas seni Campursari yang digelar di hajatan seorang warga Desa Wonokerto Kecamatan Suruh Kabupaten Trenggalek. Senin (24/05)

Tindakan tim gabungan tersebut dilakukan setelah sebelumnya menerima laporan dari masyarakat. Yakni tentang adanya hajatan di Desa Wonokerto Kecamatan Suruh yang menampilkan hiburan Campursari serta para pesertanya tidak mengunakan masker dan melanggar protokol kesehatan lainnya.

Kapolsek Suruh Polres Trenggalek AKP Mujiata, S.H yang didampingi oleh Sekcam Suruh Dwi Ratna Widyawati AP MM dan Danposramil Suruh yang diwakili oleh Batuud Posramil Suruh Serka Muguh Raharjo beserta jajarannya dan Satpol PP Kecamatan Suruh setelah menerima laporan dari warga tersebut langsung menuju ke lokasi kegiatan

“Memang benar ada pentas seni di hajatan yang digelar di rumah warga di Desa Wonokerto dimana dalam kegiatan tersebut para peserta dari Campursari dan beberapa tamu undangan juga tidak menerapkan protokol kesehatan, anyak dari mereka tidak mengenakan masker dengan baik dan benar, kursi tempat duduk dari tamu juga tidak ada jaraknya,” kata Kapolsek Suruh AKP Mujiata

Lebih lanjut Kapolsek Suruh menjelaskan bahwasanya dalam kesempatan itu tim gabungan pun memberitahu penyelenggara hajatan terkait Inpres Nomor 6 tahun 2020 tentang peningkatan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian Corona Virus Disease 2019 serta Pergub Nomor 53 tahun 2020 tentang protokoler kesehatan guna untuk memutus mata rantai penyebaran Covid – 19, dan setelah dilakukan pendekatan secara persuasif, akhirnya pentas seni Campursari dalam hajatan tersebut bersedia dihentikan sedangkan untuk kegiatan hajatan tetap dilanjutkan tanpa adanya hiburan berupa pentas seni Campursari

“Sebelum kegiatan hajatan digelar yang bersangkutan atau tuan rumah sudah memberitahukan perihal rencana hajatan yang akan digelar kepada Satgas Covid 19 serta Forkopincam Suruh dan menyampaikan bahwa dalam pelaksanaan hajatan tidak akan menampilkan hiburan Campursari serta akan mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan ketentuan atau peraturan yang berlaku,” tambah Kapolsek Suruh

“Namun dalam pelaksanaannya tuan rumah atau penyelenggara hajatan menampilkan hiburan Campursari sehingga menimbulkan kerumunan dan melakukan pelanggaran protokol kesehatan lainnya, untuk mempertanggung jawabkan atas pelanggaran tersebut KTP dari penanggungjawab serta pimpinan Campursari kami bawa untuk selanjutnya setelah selesai hajatan yang bersangkutan kami minta ke Polsek Suruh Polres Trenggalek,” pungkas AKP Mujiata