Petugas Ingatkan Masyarakat Tertib dalam Menerapkan Protokol Kesehatan saat Beraktifitas

Polres Trenggalek – Upaya menekan angka penyebaran covid-19 yang sampai dengan saat ini masih belum bisa dipastikan hilang, Operasi disiplin protokol kesehatan tetap digelar di wilayah hukum Polsek Karangan Polres Trenggalek. Hal ini menindak lanjuti kurangnya kesadaran masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan khususnya diwilayah Kecamatan Karangan Kabupaten Trenggalek.

Seperti yang dilaksanakan hari ini, petugas dari Polsek Karangan yang dipimpin oleh Aipda Agus Rizal Wahyudi SH. bersama rekannya terlihat mengadakan penertiban Disiplin Protokol Kesehatan di jalur utama Trenggalek-Karangan juga bagi masyarakat yang di jumpai saat patroli hunting.

Penertiban yang menyasar kerumunan warga yang di kendalikan Aipda Agus Rizal Wahyudi. “Grafik penyebaran Covid-19 di Kabupaten Trenggalek saat ini masih relatif tinggi. Kami bersama Satgas terkait yang merupakan gabungan aparatur pemerintahan terus mengadakan penertiban kepada masyarakat agar tak ada penambahan lagi warga yang terkonfirmasi,” ucap Aipda.

Ia menambahkan, bahwa fokus kegiatan hari ini kepada masyarakat yang melanggar protokol kesehatan termasuk mencegah adanya kerumunan.“Warga yang didapati melanggar Prokes kami hampiri dan diberi edukasi tentang pentingnya 5M. Jika dari data yang ada warga tersebut sering melakukan pelanggaran, kami tak segan memberikan hukuman tegas kepada yang bersangkutan, bahkan berupa denda,” tegasnya.

Selain itu petugas juga memberikan imbauan kepada warga untuk tidak mudik lebaran, sesuai dengan Surat Edaran Bupati Trenggalek tentang penertiban protokol kesehatan. hal ini d kandung maksut untuk mencegah cluster baru penyebaran virus Covid-19. Seperti negara-negara lain yang kurang memperhatikan anjuran dari pemerintah, sehingga mengalami peningkatan.

Bukan hanya di situ saja, pihaknya juga tak lelah untuk memberikan pemahaman tambahan kepada warga lainnya agar tak menyepelekan kepatuhan terhadap Prokes. “Risiko yang ditimbulkan sangat fatal. Kami minta masyarakat tak menyepelekan hal ini. Jika bukan merupakan kepentingan darurat, mohon tetap di rumah saja,” ungkap Aipda Agus Rizal Wahyudi.