Polsek Suruh Minta Warga yang Akan Mengelar Hajatan Patuhi Prokes

Polres Trenggalek – Polsek Suruh Polres Trenggalek meminta kepada masyarakat apabila mengadakan suatu kegiatan berupa hajatan untuk tetap patuhi protokol kesehatan selama pandemi Covid-19.

Kapolsek Suruh Polres Trenggalek AKP Mujiata, S.H mengatakan bahwa kegiatan sosial masyarakat seperti hajatan pernikahan, syukuran dan sejenisnya itu diperkenankan dengan tetap mematuhi standar protokol kesehatan secara ketat demi untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid 19

“Acara hajatan seperti pernikahan, syukuran dan sejenisnya silahkan dilaksanakan, tentunya dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat dan mendapatkan rekomendasi dari Satgas Covid 19 yang ada di masing masing wilayah,” kata AKP Mujiata, S.H

Hal tersebut disampaikan oleh Kapolsek Suruh Polres Trenggalek saat memberikan pengarahan kepada anggota bhabinkantibmas jajaran Polsek Suruh

Guna untuk menindaklanjuti arahan dari Kapolsek Suruh Polres Trenggalek, pada pagi ini Bhabinkantibmas Desa Nglebo Aipda Endro TS melaksanakan sambang desa sekaligus memberikan sosialisasi dan edukasi bersama Babinsa dan Kepala Desa Nglebo terkait aturan kegiatan hajatan di tengah pandemi Corona Virus Disease 2019 atau Covid 19 bertempat di rumah Sukarti Rt 27 Rw 04 Desa Nglebo. Selasa (01/06)

Dalam kesempatan itu Bhabinkantibmas Desa Nglebo Polsek Suruh Polres Trenggalek Aipda Endro TS memberikan dan menyampaikan pesan pesan kamtibmas sekaligus mengajak warga untuk bersama sama mematuhi dan mentaati protokol kesehatan dalam mengelar hajatan serta tidak melanggar ketentuan yang telah ditetapkan oleh pemerintah Kabupaten Trenggalek

“Untuk hiburan yang diijinkan oleh Pemerintah Kabupaten Trenggalek adalah tape atau sound sistem sedangkan untuk pentas seni yang diijinkan saat ini hanya organ tunggal atau elektone yang mana jumlah personilnya paling banyak 6 orang serta harus menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan pentas elektone hanya bisa dipentaskan sampai dengan pukul 17.00 Wib untuk malam hari yang diijinkan oleh Pemda Trenggalek yaitu hiburan sound sistem dan itupun hanya sampai pukul 21.00 Wib,” terangnya

“Sebelum memainkan pentas seni organ tunggal atau elektone pemohon wajib memperoleh rekomendasi dari Instansi yang membidangi yaitu dinas pariwisata yang selanjutnya mengajukan surat ijin kepada Danposramil Suruh, Kapolsek Suruh Polres Trenggalek dan Camat Suruh,” terang Aipda Endro TS

Sementara itu, Kepala Desa Nglebo Supriyanto menyampaikan bahwa dari pihak pemerintah Desa bersama Satgas Covid 19 serta seluruh tokoh masyarakat Desa Nglebo sepakat dan mendukung kebijakan pemerintah Kabupaten Trenggalek agar pelaksanaan hajatan yang di gelar oleh warga tetap akan memperhatikan protokol kesehatan dan untuk kegiatan hiburan hanya organ tunggal atau elektone itupun ditampilkan pada siang hari sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan oleh Pemda Kabupaten Trenggalek

“Kami dari pemerintah Desa bersama dengan tiga pilar serta Satgas Covid 19 sepakat, dan akan mengawal ketat penerapan prokes saat kegiatan sosial ditengah masyarakat berlangsung,” tandasnya