Sikapi Informasi Potensi Tsunami, Polres Trenggalek Gelar Rakor Bersama Stakeholder

Polres Trenggalek – Menyikapi beredarnya informasi terkait dengan potensi tsunami dipesisir selatan Jawa Timur, Kepolisian Resor Trenggalek merespon cepat dengan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) antisipasi dan mitigasi bencana bersama stakeholder terkait. Jumat, (4/6).

Dalam Rakor yang digelar di Rupatama Mapolres, Kapolres Trenggalek AKBP Doni Satria Sembiring, S.H., S.I.K., M.Si mengatakan, polemik yang muncul ditengah masyarakat menjadi salah satu hal yang perlu mendapat perhatian dari semua pihak.

Menurutnya, informasi yang berawal dari potongan video hasil webinar BMKG tentang kajian potensi bencana tsunami yang beredar luas ditengah masyarakat tersebut perlu diluruskan sehingga tidak timbul keresahan maupun kepanikan sekaligus meningkatkan kewaspadaan dini dengan menyiapkan mitigasi bencana yang komprehensif.

“Kesiapsiagaan tetap diperlukan. Apalagi Kabupaten Trenggalek memiliki tiga wilayah pesisir.” Ujar AKBP Doni.

 Senada, Wakil Bupati Trenggalek Syah M Nata Negara menekankan dalam mitigasi bencana khususnya tsunami telah dilakukan beberapa kali simulasi. Hal ini merupakan wujud kesiapsiagaan dalam mengantisipasi bencana.

“Semoga tidak terjadi” Ujarnya.

Pihaknya juga meminta agar dalam mitigasi bencana setiap stakeholder yang terlibat benar-benar bersinergi sehingga penanganan bencana khususnya tsunami bisa berjalan dengan baik.

Turut hadir dalam rakor tersebut antara lain pereakilan dari Kodim 0806, BPBD, Satpo PP Damkar, Dinsos, Dinkes, Diskominfo, Pos Sar, Danki Brimob Kediri, Polair, Posmat TNI AL, Forkopimca Watulimo, Munjungan dan Panggul.