PolresTrenggalek.com
Polsek Pule

Kapolsek Pule Hadiri Kegiatan Stakeholder Learning Review di Hotel Hayam Wuruk

Polres Trenggalek – Muspika kecamatan Pule termasuk Kapolsek Pule Polres Trenggalek Iptu Suraji, SH yang tergabung didalamnya bersama kepala Puskesmas se-Kabupaten Trenggalek menghadiri kegiatan dalam pengentasan lingkungan yang bersih dan sehat dengan pengadaan jambanisasi. Kegiatan yang dilakukan di hotel Hayam wuruk Trenggalek guna mendengarkan Program ODF yang ditujukan kepada desa -desa yang masyarakatnya belum memiliki jamban, Senin (16/10/2017).

” Harapan kita untuk wilayah Pule tinggal dua desa yang menjadi sasaran ODF, termasuk desa Pule sendiri dan desa Jombok. Seperti program yang sudah direncanakan mudah – mudahan desa Jombok dan Pule bisa terealisasikan tahun ini,” Kata Kapolsek Pule Polres Trenggalek Iptu Suraji, SH, MH saat ditemui dilokasi kegiatan.

Open Defecation Free (ODF) adalah kondisi ketika setiap individu dalam komunitas tidak buang air besar sembarangan, Pembuangan tinja yang tidak memenuhi syarat sangat berpengaruh pada penyebaran penyakit berbasis lingkungan, sehingga untuk memutuskan rantai penularan ini harus dilakukan rekayasa pada akses ini. Agar usaha tersebut berhasil, akses masyarakat pada jamban (sehat) harus mencapai 100% pada seluruh komunitas.

Di dua wilayah desa di Pule adanya beberapa KK lebih dari lima yang belum memiliki jamban atau WC yang memadai. Untuk itulah Desa Jombok dan Pule termasuk dalam program desa ODF. Program ini dimulai pada tahun 2015, termasuk dalam gerakan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat.

Buang Air Besar di tangki septic, adalah buang air besar yang sehat dan dianjurkan oleh ahli kesehatan yaitu dengan membuang tinja di tangki septic yang digali di tanah dengan syarat-syarat tertentu. buang air besar di tangki septic juga digolongkan menjadi:

Buang Air Besar dengan jamban leher angsa, adalah buang air besar menggunakan jamban model leher angsa yang aman dan tidak menimbulkan penularan penyakit akibat tinja karena dengan model leher angsa ini maka tinja akan dibuang secara tertutup dan tidak kontak dengan manusia ataupun udara.

Sedangkan, Buang Air Besar dengan jamban plengsengan, adalah buang air besar dengan menggunakan jamban sederhana yang didesain miring sedemikian rupa sehinnga kotoran dapat jatuh menuju tangki septic setelah dikeluarkan.

baca juga :

Pelantikan Perangkat Desa Baru Berjalan Lancar

Kapolsek Pule Dan Unsur Muspika Tinjau Layanan E-KTP di Desa Jombok

Polsek Pule Kibarkan Bendera Setengah Tiang Penghormatan Bhayangkara Yang Gugur Dalam Pilkada Papua

@2021 Polres Trenggalek