Polres Trenggalek Perketat Pengamanan Lokasi Wisata

oleh -3 views

Polres Trenggalek – Destinasi wisata di kabupaten Trenggalek sudah mulai dibuka kembali. Kondisi ini tentu membawa pengaruh pada kerawanan baik baik aspek Kamtibmas maupun kesehatan terkait dengan penyebaran Covid-19.

Menindaklanjuti hal tersebut, jajaran Polres Trenggalek telah melakukan beberapa upaya dan langkah strategis dalam rangka pengamanan lokasi wisata di Kabupaten Trenggalek. Kepolisian bumi menak sopal ini telah menempatkan sejumlah personelnya pada lokasi wisata unggulan yang ada di masing-masing kecamatan.

Kasubaghumas Polres Trenggalek Iptu Bambang Dwiyanto, A.Md., S.H., menerangkan, Kapolres Trenggalek AKBP Doni Satria Sembiring, S.H., S.I.K., M.Si. telah mengintruksikan jajaran khususnya yang terdapat lokasi wisata untuk meningkatkan kewaspadaan dan memperketat pengamanan.

Iptu Bambang menegaskan, petugas pengamanan yang diterjunkan tidak sebatas melakukan pengamanan maupun memnimilisir aspek gangguan Kamtibmas semata tetapi juga bersama stakeholder terkait melakukan pengawasan terhadap penerapan protokol kesehatan yang telah ditetapkan.

“Akhir pekan ini dimungkinkan ada peningkatan jumlah pengunjung wisata baik lokal maupun lura kota. Jadi” Ujar Perwira mantan Kasatresnarkoba ini.

“Penerapan protokol kesehatan secara ketat tetap dilakukan. Jangan sampai muncul klaster baru.” Imbuhnya.

Pihaknya juga meminta agar pengelola wisata memperhatikan SOP yang wajib dipatuhi seperti batasan jumlah pengunjung, penyediaan tempat cuci tangan sebagai bagian dari fasilitas pencegahan dan lain sebagainya. Demikian pula halnya dengan pengunjung wajib menggunakan masker dan menjaga jarak.

Sebagai informasi, Bupati Trenggalek telah menerbitkan surat edaran nomor: 556/760/406.025/2021 tanggal 4 Juni 2021. Dalam surat tersebut ditegaskan bahwa destinasi wisata di Kabupaten Trenggalek telah dibuka kembali terhitung mulai tanggal 4 Juni 2021 dengan penerapan protokol kesehatan ketat dan setiap hari Senin ditutup untuk kegiatan kebersihan dan sterilisasi.

Dijelaskan pula beberapa ketentuan yang wajib dipatuhi meliputi, melaksanakan SOP/Protokol Covid-19, tim pendukung satgas pariwisata, batasan pengunjung 50% dari kapasitas normal dan jika kasus Covid-19 meningkat signifikan dari aktifitas wisata maka akan ditutup kembali.

Selain itu terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam mitigasi bencana, yaitu memperhatikan update informasi bencana, memehami petunjuk dan papan informasi mitigasi bencana, serta memahami apa yang perlu dilakukan dan dihindari serta cara menyelamatkan diri jika bencana alam timbul.

No More Posts Available.

No more pages to load.