Antisipasi Melonjaknya Virus Corona, Forkopincam Suruh Gelar Rakor Bersama Tiga Pilar

oleh -6 views

Polres Trenggalek – Dalam rangka pencegahan dan memutus mata rantai penularan virus corona atau covid – 19, pada pagi ini Pemerintah Kecamatan Suruh melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 bersama tiga pilar desa se Kecamatan Suruh menyelenggarakan rapat koordinasi dan sosialisasi terkait instruksi Bupati Trenggalek Nomor Nomor : 360/867/406.029/2021 tentang ijin hajatan di masa pandemi. Senin (14/06)

Dalam kesempatan itu, Kapolsek Suruh Polres Trenggalek AKP Mujiata, S.H menyampaikan bahwa pada saat ini telah ditemukan adanya varian baru dari Virus Corona dan berdasarkan keterangan para ahli varian baru ini lebih cepat menyebar dan lebih berbahaya untuk itu diperlukan adanya kedisiplinan dan kesadaran dari warga dalam menerapkan protokoler kesehatan dalam setiap aktifitas

“Kami minta tiga pilar desa terus mengajak warganya dalam melaksanakan aktifitasnya selalu memperhatikan dan menerapkan protokol kesehatan yang meliputi menjaga jarak fisik antar warga, menghindari kerumunan atau tidak berkerumun, mengunakan masker yang baik dan benar, mencuci tangan dengan mengunakan sabun antiseptik di air yang mengalir atau menggunakan handsanitazer dan mengurangi atau membatasi mobilisasi diluar rumah,” kata Kapolsek Suruh Polres Trenggalek

Lebih lanjut, AKP Mujiata menyampaikan bahwasannya untuk saat ini pemerintah Kabupaten Trenggalek juga telah memperbolehkan warga untuk mengelar suatu kegiatan agar ekonomi dapat kembali bangkit, akan tetapi dalam melaksanakan suatu kegiatan warga harus tetap melaksanakan protokol kesehatan secara ketat demi mencegah timbulnya klaster baru penyebaran Covid 19

Bagi warga yang akan mengelar suatu kegiatan seperti hajatan dan disertai dengan adanya hiburan seperti pentas organ tunggal maka pemohon wajib untuk mendapatkan rekomendasi dari Satgas Covid 19, rekomendasi dari yang membidangi organ tunggal atau elektone yaitu dinas pariwisata dan dalam pelaksanaannya diantara peserta harus diberikan jarak serta harus dijaga oleh Satgas Covid 19 dan kami sampaikan berdasarkan SE Bupati Trenggalek Nomor 360/867/406.029/2021 jenis pentas seni yang diijinkan adalah elektone dengan jumlah personil maksimal 6 orang

“Mari kita bersama sama mematuhi protokol kesehatan demi untuk menekan dan memutus mata rantai penyebaran Covid 19 serta ekonomi agar kembali bisa kembali bangkit,” pesan Kapolsek Suruh kepada peserta rakor

Saat ditemui usai pelaksanaan rakor menyampaikan bahwasannya rapat koordinasi dan sosialisasi ini bertujuan untuk menyatukan persepsi dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa hajatan dan pertemuan publik diperbolehkan diselenggarakan ditengah pandemi Covid-19 dengan tetap melaksanakan atau menerapkan protokol kesehatan secara ketat

“Adapun pedoman yang harus dipatuhi diantaranya yakni setiap penyelenggaraan harus ada panitia penanggungjawab. Ketua panitia adalah penanggungjawab atas pelaksanaan hajatan atau pertemuan publik, selain itu menyediakan sarana protokol kesehatan seperti thermogun, tempat cuci tangan dan sabun, menyediakan kursi dengan jarak minimal 1 (satu) meter dan tidak ada prasmanan, sajian pasugatan dalam bentuk dus atau kotak,” ucap nya

“Prinsip penerapan Pedoman penyelenggaran hajatan supaya mobilitas kegiatan hajatan masyarakat seperti resepsi pernikahan, khitanan, pengajian dll berjalan produktif, namun aman dari ancaman virus corona,” tutupnya

Rapat koordinasi dan sosialisasi tersebut diikuti oleh Camat Suruh yang diwakili oleh Sekcam Suruh Dwi Ratna Widyawati AP MM, Kapolsek Suruh Polres Trenggalek AKP Mujiata, S.H, dan Danposramil Suruh yang diwakili oleh Batuud Posramil Suruh, semua ketua gugus desa dalam hal ini dijabat oleh masing masing Kades, Bhabinkantibmas jajaran Polsek Suruh Polres Trenggalek, Babinsa jajaran Posramil Suruh

No More Posts Available.

No more pages to load.