Generasi Muda Tulang Punggung Bangsa, Jauhi Narkoba

oleh -10 views

Polres Trenggalek – Aiptu Nugroho Kanit Patroli Polsek pule memberikan imbauan kepada millenial untuk tidak menggunakan narkoba. Kegiatan itu dilaksanakan di depan ruko nusantaramart pada Selasa malam tadi ( 15/6 ).

Narkoba adalah kependekan dari narkotika, psikotropika, obat-obatan terlarang, dan zat adiktif. Namun, ada juga Istilah lain yang diperkenalkan oleh Departemen Kesehatan Republik Indonesia yaitu Napza yang merupakan singkatan dari Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif.

Semua sebutan ini baik napza maupun narkoba mengarahkan pada kelompok senyawa yang umumnya memiliki risiko kecanduan bagi penggunanya. Menurut ahli kesehatan, narkoba sebenarnya adalah senyawa-senyawa psikotropika yang biasa digunakan untuk membius pasien saat hendak dioperasi atau obat-obatan untuk penyakit tertentu.

PsikotropikaPsikotropika merupakan obat atau zat, baik yang alamiah ataupun sintetis bukan narkotika yang berguna psikoaktif melalui pengaruh penyaringan pada susunan syaraf pusat yang menimbulkan perubahan khusus pada aktifitas perilaku dan mental. Ada beberapa jenis psikotropika di antaranya yaitu:Zat psikostimulat. Contoh zat psikostimulat yang tergolong psikotropika yaitu amfetamin yang bisa dibuat menjadi ekstasi dan sabu-sabu. Akibat penggunaan zat psikostimulat yaitu mengakibatkan kerusakan jantung, saluran darah, dan hati. Contoh zat penenang yang tergolong psikotropika adalah valium yang ditemukan pada obat tidur. Penggunaan psikotropika zat penenang dapat menimbulkan gangguan pada otak dan menyebabkan rasa takut, serta rasa cemas yang berlebihan.

Contoh zat halusinogetik yang tergolong psikotropika adalah Lyseric Acid Diethylamide (LSD). Penggunaan zat halusinogetik dapat menimbulkan gangguan pada otak dan menyebabkan halusinasi serta ketakutan yang berlebihan.

NarkotikNarkotik adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semi sintetis yang bisa menyebabkan pengaruh-pengaruh tertentu bagi orang yang menggunakan dengannya. Pengaruh tersebut berupa hilangnya rasa sakit, pembiusan, rangsangan semangat, halusinasi atau timbulnya khayalan-khayalan yang menimbulkan ketergantungan bagi pemakainya. Macam-macam narkotik antara lain:Opium (opiad). Opiad atau opioid berasal dari kata opium. Jus dan bunga opium (papaver somniverum) mengandung kurang lebih 20 alkaloid opium dan termasuk dalam kelompok morfin. Nama opioid juga untuk opiate, yaitu suatu preparat atau derivate dan opium dari narkotik sintetis yang kerjanya menyerupai opiate tetapi tidak didapatkan dari opium. Opiate yang sintetis dan opiate alami adalah heroin, kodein, dan hydro morphone (dilaudid). Bahan-bahan opiad yang sering disalahgunakan adalah candu, morfin, heroin (putaw), codein, denero, dan (shabu-shabu).

Kokain adalah zat adiktif yang sering disalahgunakan dan merupakan zat yang berbahaya bagi kesehatan manusia. Kokain merupakan alkoloid yang didapatkan dari tanaman belukar Erythroxylon coca yang berasal dari Amerika Selatan. Saat ini kokain digunakan sebagai anestetik lokal, khususnya untuk pembedahan mata, hidup, dan tenggorokan karena efek vasokonstriksitnya juga membantu.

Kokain diklasifikasikan sebagai suatu narkotik, bersama dengan morfin dan heroin karena efek adiktif dan efek merugikannya telah dikenali.

Ganja (canabis). Tanaman ini mengandung kanabioid psikoaktif. Pemakaian ganja ini akan mengikat pikiran dan dapat membuat ketagihan pemakainya. akibat penggunaan ganja yaitu meningkatnya denyut nadi, koordinasi tubuh yang buruk, depresi, keseimbangan menurun, kebingungan, timbulnya ketakutan dan rasa panik, kehilangan konsentrasi, dan halusinasi. Ganja juga dikenal dengan sebutan mariyuana.

Zat adiktifZat adiktif adalah bahan lain yang tudak termasuk narkotika dan psikotropika. pemakaian zat adiktif bisa menimbulkan ketergantungan fisik dan psikologi bagi penggunanya. Contoh zat adiktif yang sering digunakan oleh masyarakat antara lain rokok, alkohol, dan kafein.

No More Posts Available.

No more pages to load.