Berbagai dengan Sesama Wujudkan Kepedulian Polri pada Masyarakat

oleh -1 views

Polres Trenggalek – Kapolsek AKP Tri Basuki S.H. bersama beberapa anggotanya mengunjungi rumah Mbah Mukinah seorang warga tak mampu dan janda yang telah berusia 72 tahun tepatnya di Desa Sumberingin Kecamatan Karangan Kabupaten Trenggalek.

Kepedulian jajaran Polres Trenggalek terhadap warga kurang mampu memang patut diacungi jempol. Bagaimana tidak, ditengah kesibukannya menjaga Kamtibmas kondusif ditambah penanganan Covid-19 masih menyempatkan diri melakukan aksi sosial kemanusiaan dengan memberikan bantuan sembako.

Tak sekadar berkunjung, Kapolsek menyerahkan satu sak beras kepada mbah Mukinah untuk meringankan beban ekonomi dimasa pandemi ini. Tak berhenti disitu, Bhabinkamtibmas bersama tiga pilar turut memberikan santunan berupa uang tunai.
Mbah Mukinah yang tak menyangka bakal mendapat kunjungan istimewa tersebut mengutarakan rasa terima kasihnya kepada Petugas yang datang. Bahkan, sampai berkali-kali mengucapkan terima kasih.

Kapolres Trenggalek AKBP Dwiasi Wiyatputera, S.H., S.I.K., M.H. saat dikonfirmasi pada pemberitaan sebelum mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh jajarannya. Menurutnya hal tersebut sesuai dengan Motto Polres Trenggalek `Berhati Baik` yang memiliki arti Bekerja Sehat dan Selamat Bersama Masyarakat Laksanakan Presisi Kapolri`.

“Kedekatan dengan masyarakat tidak bisa datang dengan sendirinya. Upaya-upaya yang bersifat humanis dan menyentuh langsung masyarakat seperti ini menjadi salah satu kunci. Berangkat dari kepedulian tercipta cinta kasih. Outputnya, partisipasi publik dalam hal Kamtibmas meningkat” Ungkap AKBP Dwiasi.

Pihaknya berharap, kepedulian yang ditunjukkan oleh Polsek Karangan ini dapat menginsrasi tidak hanya Kepolisian tetapi juga kuminitas, organisasi maupun lembaga pemerintah yang lain untuk melakukan yang sama.

Sementara itu, Kapolsek Karangan yang kerap disapa Tribas ini menuturkan, dampak pandemi Covid-19 ini sangat terasa khususnya secara ekonomi bagi kalangan masyarakat tak mampu maupun pekerja informal. Oleh karenanya, pihaknya bersama dengan anggota kerap keliling desa-desa memberikan bantuan khususnya bagi warga tak mampu.

“Selain warga tak mampu, sasaran lainnya adalah para janda-janda sepuh atau yang hidup sebatang kara dan warga yang hidup mengandalkan uluran tangan dari tetangga kanan kiri” Ungkapnya.

Disinggung tentang biaya yang digunakan untuk aksi sosial ini, AKP Tribas menegaskan, dana diperoleh dari program Seru atau seribu rupiah sehari serta sumbangan sukarela anggotanya. Hasilnya kemudian dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan sosial seperti pembagian sembako, pengobatan gratis hingga bedah rumah bagi warga tak mampu.

“Program berbagi ini akan terus digelar berkesinambungan. Minimal satu minggu dua kali. Semoga apa yang kami berikan bisa bermanfaat bagi masyarakat.” Pungkasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.