Saat Perbaiki Mobil, Warga Desa Suruh Tersengat Listrik Hingga Meninggal

oleh -2 views

Polres Trenggalek – Peristiwa orang meninggal dunia akibat tersengat listrik kembali terjadi di wilayah Kecamatan Suruh Kabupaten Trenggalek tepatnya di bengkel truk milik Liko Wiratno dan korban diketahui bernama Yogik Prasmudita (18 Thn) warga Dusun Panjen Desa Suruh Kecamatan Suruh. Rabu (23/06)

Menerima laporan adanya warga yang meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik tersebut anggota Polsek Suruh Polres Trenggalek bersama anggota jaga Posramil Suruh serta tim medis dari Puskesmas Suruh dipimpin oleh Kapolsek Suruh AKP Mujiata, S.H mendatangi dan melakukan olah TKP

Kapolsek Suruh Polres Trenggalek AKP Mujiata S.H saat dikonfirmasi di lokasi kejadian menyampaikan bahwa korban bersama dengan ayah kandungnya (Mustakim) pada sore ini sekitar pukul 17.00 Wib memperbaiki truk miliknya di bengkel milik Liko Wiranto Rt 15 Rw 06 Dusun Jatirejo Rt 15 Rw 06 Desa Suruh dan saat ayah korban (Mustakim) sedang memperbaiki truk yang rusak korban (Yogik Prasmudita) memegang kabel lampu untuk menerangi ayahnya dan ketika korban memegangi kabel lampu untuk menerangi ayahnya, korban tersengat arus listrik karena konsleting yang diakibatkan kabel terguyur air hujan

“Mengetahui hal tersebut ayah korban (Mustakim) dan pemilik bengkel Liko Wiranto segera mencabut kabel dari stop kontak dan memberikan pertolongan kepada korban (Yogik Pramudita) yang selanjutnya dibawa ke Puskesmas Suruh untuk mendapatkan perawatan medis, namun pada pukul 18.30 Wib kondisi korban semakin memburuk dan akhirnya dinyatakan meninggal dunia oleh pihak Puskesmas Suruh,” kata AKP Mujiata

Kapolsek menambahkan bahwa dari hasil visum luar oleh team dokter Puskesmas Suruh bahwa korban tidak sadar (Pinsan), Pemeriksaan tanda vital tidak teraba, pernafasan berhenti dan RJP (Resustasi Jantung Paru) diketahui sudah meninggal dunia

“Berdasarkan hasil olah TKP keterangan saksi saksi dan pemeriksaan medis terhadap korban bahwa korban meninggal dunia karena tersengat listrik dan tidak di temukan tanda tanda kekerasan pada tubuh korban,” jelasnya

“Pihak keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak menuntut proses hukum dan telah dilakukan penyelesaian secara kekeluargaan (Case Close),” pungkas Kapolsek Suruh Polres Trenggalek AKP Mujiata

No More Posts Available.

No more pages to load.