Cegah dan Tanggulangi Penyakit TB, Forkopimcam Hadiri Kampanye Germas Peran Kader Jumantuk

oleh -2 views

Polres Trenggalek – Meskipun sedang dalam masa pandemi Covid-19 yang berlum berakhir, tidak hanya virus Covid-19 yang mengincar kesehatan masyarakat, begitu juga dengan penyakit Tuberculosis atau TB. Penyakit TB juga bisa mengancam kesehatan masyarakat yang harus diantisipasi.

Penyakit TB pada umumnya memiliki gejala yang mirip pada pasien yang terinfeksi virus Covid-19, yaitu dengan munculnya gejala umum batuk. Untuk itu guna mencegah penyakit TB di wilayah Kabupaten Trenggalek, saat ini sudah di bentuk kader Jumantuk (juru pemantau batuk).

Berlokasi di aula kantor Kecamatan Kampak, Forkopimcam Kampak menghadiri kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) yang ditujukan untuk mensosialisasikan peran kader Jumantuk dalam menemukan kasus warga yang terkena TB di masa pandemi di wilayah Kecamatan Kampak. Kamis (24/06).

Kegiatan kampanye Germas di aula Kantor Kecamatan Kampak ini turut dihadiri oleh Kapolsek Kampak Iptu Andi Salbi, Amd.Kep., S.H., Camat Kampak Dra. Hasnawati, Ketua TP PKK Kampak Munis, S.E., Kepala PKM Kampak dr. Sunarsono, Batuud Koramil Kampak Peltu Suryadi, Kasi Promkes Kabupaten Trenggalek Bapak Heri, S.T., M.MKes., Kasi P2PM Trenggalek Ibu Nurul Huda Triyana, Kepala Desa se-Kecamatan Kampak, Satgas Covid-19 Kecamatan, dan Kader Jumantuk Kecamatan Kampak yang berjumlah 21 orang.

Iptu Andi yang hadir dalam kegiatan kampanye Germas tersebut mengatakan, seluruh Forkopimcam dan kader Jumantuk Kampak dikumpulkan di aula Kantor Kecamatan Kampak agar dapat memahami gejala awal TB maupun Covid-19 di wilayah Kampak.

Masyarakat diimbau agar lebih berhati-hati dalam menjaga kesehatan agar tidak tertular penyakit TB maupun Covid-19 di masa Pandemi ini dikarenakan akan sangat sulit membedakan gejala TB maupun infeksi virus Covid-19 tanpa diagnosa yang jelas dari dokter.

“Kita harus menjaga kesehatan dengan benar di masa pandemi Covid-19, karena gejala TB hampir sama dengan gejala Covid-19. Kita sebagai masyarakat sangat berperan penting untuk menjaga kesehatan kita sendiri,” imbau Iptu Andi.

Kader-kader Jumantuk yang telah dibentuk pada dasarnya memiliki tugas untuk melakukan skrining pada warga Kecamatan Kampak guna menemukan warga yang terinfeksi TB, sehingga dapat segera diobati hingga sembuh dan tidak menular ke warga yang lain.

Menurut keterangan dr. Sunarsono Kepala PKM Kampak yang dikutip melalui Kapolsek Kampak Iptu Andi pada dasarnya ada perbedaan pada gejala Tuberculosis, yaitu batuk kronis yang terjadi lebih dari 2 minggu dan disertai dengan turunnya berat badan penderita.

“Dengan adanya kegiatan ini kami berharap para kader Jumantuk dapat menemukan warga dengan gejala TB agar dapat segera diobati. Serta di masa pandemi ini diharapkan warga bisa menjaga kesehatan masing-masing dengan tetap mematuhi protokol kesehatan,” tutup Iptu Andi.

No More Posts Available.

No more pages to load.