Sukseskan Program “Gerai Vaksin Presisi”, AKP Bambang : Di Wilayah Bendungan Hari ini Diselenggarakan di Desa Depok

oleh -34 views

Polres Trenggalek – Kepolisian di Kabupaten Trenggalek dalam mendukung akselerasi penanganan penyebaran Covid-19 memang patut diacungi jempol.

Setelah sebelumnya kepolisian bersinergi bersama Pemkab dan TNI sukses menggelar vaksinasi massal berhadiah kambing dan ayam, kali ini Polres Trenggalek dan seluruh jajarannya kembali meluncurkan “Gerai Vaksin Presisi” di seluruh kecamatan se-Kabupaten Trenggalek, Senin, (28/6/2021).

Kapolres Trenggalek, AKBP Dwiasi Wiyatputera, S.H., S.I.K., M.Si. mengatakan, hal ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo untuk mendirikan Gerai Vaksin Presisi di seluruh jajaran Polda, Polres dan Polsek yang dapat diakses gratis oleh masyarakat.

Tak terkecuali di wilayah kecamatan Bendungan, program tersebut hari ini digelar di desa Depok, Bendungan.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 sampai dengan 12.00 WIB ini dipimpin langsung Kapolsek Bendungan, AKP Bambang Purwanto, S.H.,M.H. bersama Wakapolsek serta melibatkan personel TNI-Polri, Satpol PP, vaksinator, dan perangkat desa Depok.

“Gerai Vaksin Presisi adalah salah satu upaya untuk mencapai target satu juta vaksin sehari sebagaimana yang telah diinstruksikan oleh Presiden RI sekaligus memperingati HUT ke-75 Bhayangkara yang mengambil tema “Transformasi Polri Yang Presisi Mendukung Percepatan Penanganan Covid-19 Untuk Masyarakat Sehat Dan Pemulihan Ekonomi Nasional Menuju Indonesia Maju”. Di wilayah Bendungan hari ini dimulai di desa Depok,” ujar AKP Bambang.

Masih kata AKP Bambang, sampai saat ini telah berdiri sedikitnya 28 gerai vaksin presisi yang tersebar di 14 Kecamatan se Kabupaten Trenggalek.

Ia pun menambahkan, Gerai Vaksin Presisi ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat mendapatkan vaksin tanpa syarat KTP domisili.

“Dengan kata lain, masyarakat dimanapun dengan KTP domisili yang berbeda tetap dilayani. Cukup datang dan membawa KTP bisa menerima vaksin,” terangnya.

Agar lebih optimal lanjutnya, dalam pelaksanaannya pihaknya bersinergi bersama jajaran TNI dan Pemerintah daerah termasuk tenaga vaksinator dengan melibatkan tenaga medis dari rumah sakit Bhayangkara maupun Puskesmas setempat.

“Dari target 150 vaksin bisa terealisasi 123 warga. Sisanya belum bisa divaksin karena kondisi kesehatan yang belum memungkinkan,” pungkasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.