Program Gerai Vaksin Presisi (Part II), 136 Warga Dompyong Bendungan Berhasil Jalani Vaksinasi

oleh -47 views

Polres Trenggalek – Setelah kemarin, Senin (28/6/2021) sukses dilaksanakan di balai desa Depok, program Gerai Vaksin Presisi (part II) hari ini kembali digelar di wilayah kecamatan Bendungan.

Program yang diselenggarakan guna mendukung akselerasi penanganan penyebaran Covid-19 sekaligus dalam rangka peringatan Hari Bhayangkara ke-75 tahun 2021 itu kali ini difokuskan di pendapa kecamatan Bendungan, Selasa (29/6/2021).

Kapolsek Bendungan, AKP Bambang Purwanto, S.H.,M.H. yang memimpin langsung kegiatan di lokasi mengatakan, hal ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo untuk mendirikan Gerai Vaksin Presisi di seluruh jajaran Polda, Polres dan Polsek yang dapat diakses gratis oleh masyarakat.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 sampai dengan 12.00 WIB ini melibatkan personel TNI-Polri, Satpol PP, vaksinator, petugas medis dari Puskesmas dan staf kecamatan Bendungan.

“Gerai Vaksin Presisi adalah salah satu upaya untuk mencapai target satu juta vaksin sehari sebagaimana yang telah diinstruksikan oleh Presiden RI sekaligus memperingati HUT ke-75 Bhayangkara yang mengambil tema “Transformasi Polri Yang Presisi Mendukung Percepatan Penanganan Covid-19 Untuk Masyarakat Sehat Dan Pemulihan Ekonomi Nasional Menuju Indonesia Maju”. Setelah kemarin sukses digelar di Depok, hari ini kita gelar lagi di kecamatan Bendungan,” ujar AKP Bambang.

Masih kata AKP Bambang, sampai saat ini telah berdiri sedikitnya 28 gerai vaksin presisi yang tersebar di 14 Kecamatan se Kabupaten Trenggalek.

Ia pun menambahkan, Gerai Vaksin Presisi ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat mendapatkan vaksin tanpa syarat KTP domisili.

“Dengan kata lain, masyarakat dimanapun dengan KTP domisili yang berbeda tetap dilayani. Cukup datang dan membawa KTP bisa menerima vaksin,” terangnya.

Agar lebih optimal lanjutnya, dalam pelaksanaannya pihaknya bersinergi bersama jajaran TNI dan Pemerintah daerah termasuk tenaga vaksinator dengan melibatkan tenaga medis dari rumah sakit Bhayangkara maupun Puskesmas setempat.

“Dari target 110 warga yang akan divaksin bisa terealisasi 136 warga. Yang sudah terdata tapi belum bisa divaksin karena kondisi kesehatannya belum memungkinkan. Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatannya lancar. Besok kita lanjut lagi di balai desa Sumurup,” pungkasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.