Sambil Patroli Akhir Pekan, Petugas Gabungan Juga Disiplinkan Prokes

Polres Trenggalek – Tak bisa dipungkiri, sampai dengan hari ini jumlah penyintas Covid-19 masih terus bertambah. Diperlukan semangat kebersamaan dan komitmen dari semua elemen masyarakat untuk bersama-sama mencegah dan meminimalisir penyebaran virus berbahaya tersebut.

Personel Polsek Watulimo Polres Trenggalek bersama TNI dari Koramil Watulimo dan Satpol PP serta Dishub terus bergerak memberikan edukasi terkait dengan disiplin protokol kesehatan menyasar semua lapisan masyarakat serta lokasi yang berpotensi menjadi tempat berkumpul seperti pasar, fasilitas pelayanan umum hingga warkop dan cofe.

Pada kesempatan kali ini, personel dari petugas gabungan kembali mensosialisasikan protokol kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek. Mengambil tempat di pertokoan pintu masuk wisata pantai Prigi Desa Tasikmadu, petugas gabungan menggelar public address, menyampaikan tentang kewajiban warga dan pengunjung serta pemilik warung atau toko untuk selalu mengenakan masker, mencuci tangan menggunakan air mengalir dan menjaga jarak aman. Bukan itu saja, petugas juga membagikan masker gratis serta memberikan teguran tertulis dan sanksi sosial bagi warga yang kedapatan melanggar prokes. Minggu (18/7).

Kapolsek Watulimo Polres Trenggalek AKP Suyono, S.H., M.Hum menegaskan, penertiban ini merupakan tindak lanjut dari  Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 (Corona Virus Disease 2019) dan Instruksi Mendagri sekaligus implementasi pelaksanaan Keputusan Bupati Trenggalek Nomor 351 Tahun 2021 tentang PPKM Darurat.

“Pada pelaksanaan PPKM Darurat, seluruh sumberdaya kita kerahkan untuk menertibkan, mendisiplinkan  dan menggugah kesadaran masyarakat terkait protokol kesehatan. Bagi yang melanggar tentunya ada sanksi yang diberikan baik teguran tertulis maupun sanksi sosial” Tegas AKP Suyono.

“Dalam pelaksanaanya tetap mengedepankan sikap humanis” Imbuhnya.

Pihaknya berharap, dengan masifnya edukasi dan penertiban ini dapat menekan angka penyintas Covid-19 dan membawa Kabupaten Trenggalek masuk zona kuning atau bahkan hijau dah bebas dari Covid-19.