Atap Sekolah Ambruk, Kapolres Trenggalek Cek Lokasi

Polres Trenggalek – Kepala Kepolisian Resor Trenggalek AKBP Dwiasi Wiyatputera, S.H., S.I.K., M.H. meninjau langsung SDN/SMPN Satu Atap (Satap) 2 Dongko. Atap sekolah ini ambruk setelah sebelumnya wilayah tersebut diguyur hujan cukup deras. Senin, (01/11).

Dari pantauan tim redaksi, ruang kelas tersebut terlihat berantakan. Sisa-sisa genting, kayu dan plafon nampak memenuhi ruang kelas. Sedangkan atap ruang kelas terpantau rusak parah. Kayu penyangga dan kuda-kuda bangunan patah dan jatuh berserakan dilantai. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam persitiwa tersebut.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, polisi telah memasang police line di luar kelas agar tidak ada siswa ataupun masyarakat yang masuk mengingat atap bangunan tersebut masih sangat rentan roboh.

AKBP Dwiasi mengungkapkan, kondisi bangunan sebelumnya memang sudah mengalami kerusakan. Sebagian kayu pada kuda-kuda diketahui telah patah, ditambah hujan deras selama dua hari terakhir sehingga tidak kuat menahan beban. Akibatnya, sudah sekitar 1 bulan gedung kelas 3 tersebut tidak digunakan lagi.

Ambruknya atap sekolah itu sendiri diketahui sekira pukul 04.30 Wib tadi pagi kemudian di laporkan ke Kepala Desa dan diteruskan ke Polsek Dongko untuk tindak lanjut.

“Petugas dalam hal ini Polres Trenggalek telah mengambil langkah-langkah diantaranya dengan memasang police line, kemudian kita juga koordinasikan dengan pemerintah daerah melalui dinas pendidikan untuk segera dilakukan perbaikan atau renovasi agar tidak mengganggu jalannya proses belajar mengajar di sekolah.” Jelas AKBP Dwiasi

“Yang rusak satu kelas, tapi untuk perbaikan atap setidaknya tiga kelas.” Imbuhnya

Sementara itu, Suparman Kepala Sekolah SDN/SMPN Satu Atap 2 Dongko menuturkan, robohnya atap ruang kelas tersebut disebabkan kayu yang sudah lapuk dan terkena hujan angin. Dalam satu gedung terdapat 5 ruang kelas. dua diantaranya sudah direnovasi tahun 2018-2019 yang lalu. Pihaknya juga berharap agar segera ada perbaikan sehingga siswa dapat belajar dengan tenang.