Kapolres Trenggalek Pimpin Sertijab Kapolsek Karangan dan Korp Raport ASN

Polres Trenggalek – Mutasi jabatan dilingkungan Polres Trenggalek kembali bergulir. Kali ini giliran, Kapolsek Karangan AKP Tri Basuki, S.H. beralih tugas sebagai Bhayangkara Penyelia bidang Perencanaan digantikan Iptu Jotomo, S.H. yang sebelumnya menjabat sebagai Kasiwas Polres Trenggalek.

Proses serah terima jabatan (Sertijab) tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Trenggalek AKBP Dwiasi Wiyatputera, S.H., S.I.K., M.H. di halaman Mapolres dan diikuti oleh para pejabat utama, Kapolsek jajaran dan perwakilan sejumlah anggota. Selasa, (2/11).

“Terima kasih dan apresiasi kepada AKP Tri Basuki yang selama menjabat sebagai Kapolsek Karangan saya nilai sudah sangat baik, mampu mengolah Kamtibmas secara optimal dan totalitas dalam menjaga kondusivitas wilayah.” Ujar AKBP Dwiasi.

Sementara kepada pejabat baru, AKBP Dwiasi menekankan agar segera menyesuaikan dengan tugas dan lingkungan baru. Tantangan kedepan bukan semakin mudah. Diperlukan kerja keras, integritas dan kesolidan agar organisasi bisa berjalan dengan baik yang muaranya adalah terciptanya ketertiban sosial dan keamanan yang mantap.

Selain Sertijab, dilaksanakan pula korp raport kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi kepada 10 orang ASN Polri. Empat orang diantaranya dari Pengatur ke Pengatur Tk 1 (Pengtu) dan sisanya dari Pengatur Muda (Pengda) ke Pengatur Muda Tk 1 (Pengdatu).

“Selamat kepada para ASN Polri yang hari ini menertima anugerah kenaikan pangkat. Semoga menjadi motivasi untuk bekerja lebih baik.” Ucap AKBP Dwiasi.

Dalam kesempatan tersebut AKBP Dwiasi kembali mengingatkan seluruh anggotanya bahwa salah satu tantangan dan fokus tugas yang harus dipahami adalah mengawal akselerasi vaksinasi serta mendorong masyarakat untuk selalu mematuhi Protokol Kesehatan. Secara umum, tingkat penyebaran Covid-19 telah dapat dikendalikan dan turun secara signifikan.

“Jangan pernah lelah mengingatkan masyarakat. Jangan sampai kondisi yang sudah mulai membaik ini membuat masyarakat menjadi lengah. Ajak dan rangkul masyarakat secara humanis agar secara sadar mematuhi protokol kesehatan dan tentunya mengikuti vaksinasi.” Pungkasnya.