Potret Kekompakan TNI-Polri Tangani Tanah Longsor di Trenggalek

Polres Trenggalek – Seperti diberitakan sebelumnya, hujan deras yang sempat mengguyur wilayah Kabupaten Trenggalek berakibat terjadinya bencana alam, mulai dari pohon tumbang hingga tanah longsor. Kamis, (11/11).

Berdasarkan update informasi terkini, tanah longsor dilaporkan terjadi di Desa Ngulungwetan kecamatan Munjungan. Tebing tanah ambrol dan mengenai dua rumah warga. Beruntung dalam persitiwa tersebut tidak mengalami kerusakan berarti dan sebagian material tanah hanya mengenai teras rumah.

Sementara di Kecamatan Pule, tanah longsor dilaporkan menimpa rumah warga tepatnya di Dusun Weru desa Joho. Rumah semi permanen tersebut rusak parah setelah diterjang material tanah longsor.

Jajaran Kepolisian bersama dengan TNI dan stakeholder terkait beserta masyarakat sekitar langsung bergerak cepat mendatangi lokasi dan melakukan pembersihan material tanah longsor menggunakan peralatan seadanya.

Tak berhenti disitu, petugas juga menyerahkan bantuan untuk membantu meringankan beban dari warga yang terkena musibah.

Baca juga: https://polrestrenggalek.com/2021/11/11/sinergitas-polri-bersama-stakeholder-terkait-tangani-bencana-alam-di-kabupaten-trenggalek/

Dikonfirmasi terpisah, Kapolres Trenggalek AKBP Dwiasi Wiyaputera, S.H., S.I.K., M.H. mengatakan pihaknya telah mengintruksikan jajaran untuk melakukan upaya-upaya penanganan secara cepat untuk mengantisipasi kemungkinan jatuhnya korban.

“Anggota sudah dilapangan. Melakukan evakuasi dan pembersihan baik material longsor maupun pohon tumbang. Untuk ditingkat Polres kita siagakan Satgas Bencana berikut peralatan penunjang yang bisa digerakkan sewaktu-waktu jika di butuhkan.” Jelas AKBP Dwiasi.

Pihaknya juga terus memantau setiap perkembangan dan melakukan kerjasama, koordinasi dan kolaborasi dengan stakeholder terkait seperti TNI, BPBD maupun Basarnas agar penanganan bencana alam bisa lebih cepat dan komprehensif.

Memasuki musim penghujan ini, AKBP Dwiasi mengimbau agar masyarakat lebih waspada dan berhati-hati. Jika mengetahui bencana alam sekecil apapun, pihaknya meminta agar masyarakat melaporkan kepada 3 pilar maupun Polsek setempat.