Sinergitas Polri Bersama Stakeholder Terkait Tangani Bencana Alam di Kabupaten Trenggalek

Polres Trenggalek – Hujan deras yang mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten Trenggalek kembali mengakibatkan bencana alam. Kamis, (11/11).

Sebuah pohon jenis akasia dan bambu dilaporkan ambruk hingga menutup sebagian badan jalan tepatnya di jalan raya pantai Prigi masuk jurug bang Desa Sawahan, Kecamatan Watulimo. Tak ayal, lalu lintas pun menjadi sedikit tersendat.

Sementara di wilayah Kecamatan Munjungan, sebuah tembok penahan jalan longsor tepatnya di area pemukiman warga desa munjungan. Tembok sepanjang 10 meter dan tinggi kurang lebih 4 meter tersebut ambrol setelah semalan di guyur hujan intensitas tinggi.

Bukan itu saja, salah satu sungai masuk desa Wonocoyo Kecamatan Panggul dilaporkan meluap dan genangan air memenuhi badan jalan sehingga sulit dilalui kendaraan.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolres Trenggalek AKBP Dwiasi Wiyaputera, S.H., S.I.K., M.H. mengatakan pihaknya telah mengintruksikan jajaran untuk melakukan upaya-upaya penanganan secara cepat untuk mengantisipasi kemungkinan jatuhnya korban.

“Anggota sudah dilapangan. Melakukan evakuasi dan pembersihan baik material longsor maupun pohon tumbang. Untuk ditingkat Polres kita siagakan Satgas Bencana berikut peralatan penunjang yang bisa digerakkan sewaktu-waktu jika di butuhkan.” Jelas AKBP Dwiasi.

Pihaknya juga terus memantau setiap perkembangan dan melakukan kerjasama, koordinasi dan kolaborasi dengan stakeholder terkait seperti TNI, BPBD maupun Basarnas agar penanganan bencana alam bisa lebih cepat dan komprehensif.

Memasuki musim penghujan ini, AKBP Dwiasi mengimbau agar masyarakat lebih waspada dan berhati-hati. Jika mengetahui bencana alam sekecil apapun, pihaknya meminta agar masyarakat melaporkan kepada 3 pilar maupun Polsek setempat.