Polrestrenggalek.com
Polres Trenggalek

Sapa Pengemudi Truk dan MPU, Polantas Trenggalek Imbau Prioritas Keselamatan di Jalan

Polres Trenggalek – Kepolisian Resor Trenggalek terus menggencarkan langkah preemtif demi mewujudkan Kamseltibcarlantas yang aman dan kondusif. Upaya berupa sosialisasi dan edukasi ini tidak hanya menyasar kalangan pelajar dan masyarakat pada umumnya tetapi juga kelompok masyarakat terorganisir seperti sopir truk dan MPU.

Hal ini terlihat saat sejumlah Polantas yang merupakan anggota dari unit Kamsel Satlantas Polres Trenggalek mengunjungi terminal MPU yang berada di tengah kota Trenggalek. Sembari patroli, para petugas ini juga menyapa para sopir yang kebetulan sedang ngetem menunggu penumpang. Sabtu, (30/5).

Dalam bincang hangat tersebut, petugas menyispkan pesan-pesan terkait dengan tertib berkendara, keselamatan berlalu lintas hingga soal fatalitas kecelakaan lalu lintas yang disebabkan oleh kekurang hati-hatian seperti ugal-ugalan di jalan, tidak mematuhi rambu lalu lintas maupun penggunaan safety belt atau sabuk pengaman.

Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki, S.H., S.I.K., M.I.K. melalui Kasatlantas AKP Sony Suhartanto, S.H., M.H. menuturkan, sopir truk dan MPU merupakan salah satu profesi yang dinilai memiliki kerentanan tinggi mengingat setiap hari bersentuhan langsung dengan jalan raya.

“Oleh sebab itu, para sopir juga menjadi salah satu prioritas kami dalam edukasi tertib berlalu lintas. Apalagi sopir MPU juga membawa penumpang yang sudah selayaknya dijaga keamanan, kenyamanan dan keselamatannya.” Ujarnya.

Demikian pula dengan pengemudi truk. Ukuran kendaraan yang cukup besar di tambah dengan jalur di wilayah Trenggalek yang relatif sempit menuntut pengemudi harus lebih berhati-hati dan menjaga kecepatan yang stabil agar tidak membahayakan pengendara yang lain.

“Kita imbau agar tidak melebihi kapasitas muatan yang diperbolehkan, jangan sampai overload atau over dimension. Kemudian kalau yang diangkut adalah material pertambangan agar di tutup terpal, biar tidak bertebaran dan mengganggu pengendara yang lain.” Imbuhnya.

Pihaknya berharap, dengan edukasi dan sosialisasi secara masif ini dapat menggugah kesadaran para sopir MPU maupun truk untuk sennatiasa memperhatikan faktor keselamatan saat berkendara dengan selalu patuh terhadap aturan berlalu lintas sehingga mampu menekan terjadinya kecelekaan lalu lintas di Trenggalek.