Polrestrenggalek.com
Polres Trenggalek

Selamatkan Mata Air, Jajaran Polres Trenggalek Tanam Ratusan Bibit Pohon

Polres Trenggalek – Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 tahun ini, Polres Trenggalek membuat satu gebrakan berupa gerakan tanah pohon di seluruh wilayah Kabupaten Trenggalek. Gerakan tanam pohon ini diwajibkan bagi satuan fungsi di tingkat Polres maupun Polsek jajaran.

Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki, S.H., S.I.K., M.I.K. melalui Kasihumas AKP Katik, S.H., menerangkan, disamping reboisasi pada lahan kering sekaligus mendukung program Trenggalek zero net carbon, penanaman pohon sengaja dipilih sebagai salah satu kegiatan dengan tujuan utama adalah penyelamatan sumber mata air di Kabupaten Trenggalek. Jumat, (17/4).

“Oleh sebab itu, bibit tanaman yang dipilih adalah jenis tanaman keras dan buah. Salah satunya pohon beringin.” jelasnya.

Hal ini bukan tanpa sebab. Berdasarkan pengalaman dari tahun ke tahun, saat memasuki musim kemarau panjang, krisis air bersih terjadi hampir diseluruh wilayah Kabupaten Trenggalek. Beberapa sumber atau mata air sering kali kering sehingga warga harus mencari air ke tempat lain yang relatif cukup jauh.

Selain itu, pohon beringin dinilai memiliki sejumlah keunggulan dibanding tanaman keras lainnya. Disamping penghasil oksigen dan peneduh, pohon beringin dikenal memiliki akar yang sangat kuat dan mampu menyerap dan menyimpan air, sehingga sangat efektif sebagai tanaman konservasi di sumber mata air.

Sebelum proses penanaman, masing-masing Satker dan Polsek jajaran diminta untuk melakukan pemetaan terlebih dahulu lokasi yang memiliki potensi mata air di wilayah masing-masing serta kebutuhan bibit yang nantinya akan ditanam. Baru setelahnya, prosesi penanaman dilakukan dengan melibatkan elemen masyarakat sekitar.

Dalam satu minggu terakhir, sudah ada beberapa Polsek yang menggelar penanaman pohon diantaranya, Polsek Panggul yang mengambil lokasi di hutan petak 71 dan 72 sebanyak 8 pohon. Dan Polsek Dongko di hutan petak 5B masuk desa Cakul sebanyak 14 pohon,

Sementara Polsek Tugu memilih lokasi di wisata Banyu Lumut, Desa Tegaren sebanyak 30 pohon,  Polsek Suruh di hutan petak 85E dan 57 sebanyak 14 pohon dan Polsek Karangan di Bukit Patuk sejumlah 12 pohon.

Sedangkan Polsek Pule di hutan petak 31B dan 51 dengan total 15 pohon dan Polsek Munjungan memilih kawasan sumber air yang berada di Desa Masaran sejumlah 15 pohon.

“Harapan kita, dengan gerakan penanaman pohon ini dapat menjadi salah satu langkah konservasi dan menyelamatkan mata air dan menginspirasi masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan memelihara mata air yang ada disekitar kita. Demi anak cucu kita nanti.” Pungkasnya.